Disebut Jadi Pengacara Prabowo-Sandi, Hotman: Ya Risiko Orang Terkenal

JawaPos.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea blak-blakan soal adanya isu yang menyebut dirinya menjadi kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 mendatang. Ia menegaskan dirinya sama sekali tidak pernah diminta atau dihubungi oleh Koalisi Adil dan Makmur menjadi kuasa hukum mantan Danjen Kopassus di Pilpres 2019.

“Enggak ada itu (menjadi lawyer Prabowo-Sandi),” ujar Hotman kepada JawaPos.com, Senin (5/11) malam.

Bahkan Hotman juga mempertanyakan pengacara yang juga Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mendapatkan informasi tersebut dari siapa. Karena dirinya sama sekali tidak pernah diminta menjadi kuasa hukum pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 ini.

“Aku juga enggak tahu berita siapa itu,” katanya.

Namun demikian adanya isu tersebut dia nilai sangatlah wajar. Karena dirinya terkenal dan menjadi kuasa hukum kondang. Sehingga banyak yang ingin menggunakan jasanya. “Ini risiko orang terkenal,” pungkasnya.

Terpisah, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku sampai saat ini Hotman Paris Hutapea belum bergabung dengan kubu 02 untuk menjadi kuasa hukum di Pilpres.

“Bang Hotman setahu saya tidak dan belum bergabung dengan tim hukum Prabowo-Sandi,” kata Dahnil.‎

‎Sebelumnya, pengacara yang juga Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra mengaku telah mendapat informasi bahwa, pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah menunjuk Hotman Paris sebagai lawyernya untuk Pilpres 2019 mendatang.

“Mudah-mudahan informasi yang saya terima tidak salah,” ujar Yusril saat dihubungi, Senin (5/11).

Yusril yang 2014 silam menjadi pengacara pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mengaku, jenderal berjuluk 08 ini tidak salah dalam menggandeng Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukumnya.

(gwn/JPC)